Tampilkan postingan dengan label COREL DRAW. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label COREL DRAW. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Oktober 2012

Teknik dasar belajar Corel DRAW X5

Untuk belajar corel draw, mungkin kita bisa memulai dari menjiplak suatu gambar. Gambar yang akan kita jiplak boleh apa saja. yang penting tidak terlalu banyak detail yang rumit. Sekarang, saya akan menjelaskan langkah-langkah untuk menjiplak suatu gambar. Disini, saya menggunakan corel draw X5. Jika kalian menggunakan corel draw dengan versi yang berbeda, mungkin ada beberapa fungsi yang berbeda. Tapi untuk teknik dasar saya hanya menggunakan tool yang sederhana. Yuk silahkan di lihat :
1.Pertama, tentukan dulu objek yang akan di jiplak
Nah, untuk tahap ini kalian jangan dulu menggunakan objek yang detailnya sulit. Atau kalian boleh mencoba menggunakan gambar yang saya gunakan. Untuk memasukkan gambar yang ingin di jiplak ke dalam kanvas kerja, buka pilihan File lalu klik tulisan Import(Ctrl+i). Setelah selesai memilih gambar, tinggal di atur ukuran gambar yg ingin di jiplak pada kanvas kerja. Silahkan lihat gambar :

Pertama, cobalah dlu dengan gambar ini. 

2. Menjiplak sebuah objek
Untuk menjiplak, kita bisa memakai tool yang ke lima dari atas (free hand tool), Lalu buka tool tersebut dan ubah menjadi B spline tool (nomor 3 dari bawah pada pilihan yang telah dibuka). Setelah itu silahkan ikuti detail pada gambar yang ingin di jiplak,. Untuk membuat sebuah bayangan atau pantulan cahaya kalian bisa ikuti gambarnya dan kelak dihapus garis pinggirnya pada saat pewarnaan (lebih jelas pada step ke 4). Untuk lebih jelas tentang menjiplak sebuah objek silahkan lihat gambar dibawah ini :
Jiplaklah objek dengan mengikuti pinggiran satu demi satu sisi dari gambar tersebut.   
jika satu persatu bagian telah di jiplak, maka hasil sebelum gambar di pindahkan akan seperti yang terlihat di atas. 
jika sudah demikian, pindahkan gambar objek yg kita jiplak di sebelah hasil jiplakan kita. Maka akan terlihat gambar seperti diatas. 
3. Mewarnai gambar yang kita buat
Untuk mewarnai gambar, kalian bisa menggunakan dua tool paling bawah dari pilihan tool (Fill tool dan Interactive fill tool). Untuk Fill tool kita hanya bisa menggunakan satu warna saja, sedangkan Interactive fill tool untuk membuat bidang menjadi bergradasi. Untuk selanjutnya akan saya jelaskan dengan gambar :
 -Dengan fill tool :
Misal kalian ingin mewarnai objek seperti diatas hanya dengan satu warna saja. 
Kita akan menggunakan fill tool. Fill tool terletak nomor 2 dari bawah pada semua pilihan tool. 
Lalu pilih warna sesuai keinginan. Dan tekan OK!
Maka obyek akan berwarna seperti gambar di atas. 

 -Dengan Interactive fill tool :
Jika ingin membuat gambar dengan gradasi warna, kalian bisa menggunakan Interactive fill tool pada gambar kalian. Misalkan pada gambar di atas ini, kita akan membuat gambar tersebut seperti terkena sedikit cahaya.
Kita akan memakai tool interactive fill tool yang terdapat pada bagian paling bawah dari semua pilihan tool. 

setelah itu aturlah pewarnaannya hingga mendapatkan gradasi warna sesuai keinginan. 
4. Membuat efek pantulan cahaya atau bayangan 
Membuat efek pantulan cahaya atau bayangan gampang-gampang saja. Tinggak ikuti detail bayangan pada gambar yang di jiplak lalu garis pinggir pada bidang yang dibuat dihilangkan dan beri gradasi warna sesuai objek yang di jiplak. Seperti ini :
Memberi efek seperti terpantul cahaya. Misalkan pada bagian atas objek tersebut, kita akan membuat seakan-akan obyek yg kita buat terkena pantulan cahaya.
Hilangkan dulu garis pinggir pada hasil jiplakan. Ini dimaksudkan agar pantulan lebih terlihat nyata. setelah itu berikan efek gradasi sebagaimana agar terlihat seperti terkena cahaya. (memberi efek gradasi seperti pada tahap nomor 3)
Nah, jika semua sudah selesai. Maka hasil yang kita dapat seperti gambar di bawah ini :


Gambar asli (kiri) dan hasil menjiplak (kanan)                                                                                                                      














sumber :http://jujuninior.blogspot.com/2012/09/teknik-dasar-belajar-corel-draw-x5.html




















readmore »»  

Mengenal Beberapa Fungsi Tool CorelDraw X5

A. Titel Bar
Adalah salah satu bar pada coreldraw yang merupakan nama file pada aplikasi aktif suatu halaman kerja. Dimana pada saat Anda pertama kali membuka halaman baru, nama file tersebut adalah CorelDraw X5  [Untitled 1]. Dan nama file tersebut akan berubah secara otomatis setelah Anda menyimpan atau melakukan save pada kotak dialog save drawing dalam kotak file name halaman kerja tersebut sesuai dengan nama yang telah Anda beri.
Pada title bar bagian sebelah kanan terdapat tiga tombol control, yaitu:
  • minimize, berfungsi untuk menyembunyikan sementara aplikasi coreldraw pada layar dan menyimpannya di bar windows.
  • Restore down/maximize, berfungsi untuk memperkecil tampilan aplikasi coreldraw pada layar dan mengembalikannya ke halaman penuh pada layar.
  • Close, berfungsi untuk menutup aplikasi coreldraw.
B. Menu Bar
Adalah beberapa perintah pada coreldraw yang didalamnya terdapat submenu kumpulan perintah lain. Anda bisa menggunakannya dengan cara klik menu yang Anda perlukan atau menggunakan tombol shortcut dengan keyboard. Misalnya Anda akan membuka halaman baru, maka yang Anda lakukan disini adalah dengan cara klik menu File, lalu pilih submenu Open. Atau dengan menekan dan menahan tombol Ctrl lalu tekan O pada keyboard (Ctrl+O).

C. Toolbar
Adalah beberapa perintah berupa icon gambar dengan tampilan sesuai fungsinya yang tersedia dalam menu bar.

D. Toolbox
Adalah salah satu jenis toolbar yang berfungsi untuk membuat atau mengedit gambar. Diantara tool-tool yang terdapat dalam toolbox, ada beberapa tool yang memiliki flyout menu dengan ditandai sebuah gambar tanda panah kecil di pojok kanan bawah pada tool tersebut. Untuk menampilkan flyout menu tersebut Anda bisa melakukannya dengan cara klik dan menahannya beberapa saat hingga keluar tool baru yang tersembunyi di dalamnya.
Dibawah ini adalah penjelasan fungsi tool yang berada dalam toolbox:

a. Pick Tool (V)
Berfungsi untuk memilih, memiringkan / memutar, serta mengubah ukuran gambar.

b. Shape Edit Tool
  • Shape Tool (F10), berfungsi untuk merubah bentuk gambar.
  • Smudge Brush Tool, berfungsi untuk membuat efek distorsi pada obyek garis.
  • Roughen Brush Tool, berfungsi untuk mengubah bagian outline pada garis vektor dari sebuah gambar.
  • Free Transform Tool (E), berfungsi untuk memutar gambar dengan bebas.
c. Croop Tool
  • Croop Tool, berfungsi untuk memotong dan mengambil bagian gambar yang terseleksi dari gambar bitmap, dan membuang bagian gambar yang tidak terseleksi.
  • Knife Tool (C), berfungsi untuk memotong gambar.
  • Eraser Tool (X), berfungsi untuk menghapus bagian dari sebuah gambar yang tidak diperlukan.
  • Firtual Segment Delete, berfungsi untuk memotong bagian gambar yang berpotongan dengan gambar lain.
d. Zoom Tool
  • Zoom Tool (Z), berfungsi untuk memperbesar atau memperkecil tampilan gambar.
  • Pan Tool (H), berfungsi untuk memindahkan tampilan gambar pada layar.
e. Freehand Tool
  • Freehand Tool, berfungsi untuk menggambar kurva dan segmen garis lurus.
  • 2-Point Line Tool, berfungsi untuk menggambar garis lurus dengan cara menariknya dari titik awal ke titik akhir.
  • Bezier Tool, berfungsi untuk menggambar kurva satu segmen pada satu waktu.
  • Artistic Media Tool (I), berfungsi untuk menambahkan brush, menyemprot, serta menambahkan efek kaligrafi dengan menggunakan freehand stroke.
  • Pen Tool, berfungsi untuk menggambar kurva dalam segmen, dan setiap segmen preview gambar.
  • B-Spline Tool, berfungsi untuk menggambar garis lengkung dengan menetapkan titik kontrol yang membentuk kurva.
  • Polyline Tool, berfungsi untuk menggambar kurva yang terhubung, dan garis lurus dalam satu tindakan berkesinambungan.
  • 3-Point Curve, menggambar kurva dengan menariknya dari titik awal ke titik akhir kemudian menuju posisi titik pusat.
f. Smart Fill Tool
  • Smart Fill Tool, berfungsi untuk membuat obyek dari dua gambar yang tupang tindih dan menerapkan obyek tersebut.
  • Smart Drawing (Shift+S), berfungsi untuk mengkonversi freehand stroke dengan membentuk dasar-dasar atau kurva yang diperhalus.
 g. Rectangle Tool (F6) 
  • Rectangle Tool (F6), berfungsi untuk menggambar kotak dan persegi panjang dengan menariknya dalam halaman gambar.
  • 3-Point Rectangle, berfungsi untuk menggambar kotak dan persegi panjang dengan dasar 3 titik. Yaitu dengan menariknya dari titik awal ke titik akhir kemudian menuju posisi titik pusat.
h. Ellips Tool (F7)
  • Ellips Tool (F7), berfungsi untuk menggambar objek berbentuk  lingkaran dan elips dengan menariknya dalam halaman gambar.
  • 3-Point Ellips, berfungsi untuk menggambar objek berbentuk lingkaran dan elips dengan dasar 3 titik. Yaitu dengan menariknya dari titik awal ke titik akhir kemudian menuju posisi titik pusat.
 i. Polygon Tool (Y)
  • Polygon Tool (Y), berfungsi untuk menggambar poligon dengan menariknya dalam halaman gambar.
  • Star Tool, berfungsi untuk menggambar objek berbentuk bintang.
  • Complex Star Tool, berfungsi untuk menggambar bintang yang memiliki sisi berpotongan.
  • Graph Paper Tool(D), berfungsi untuk menggambar grid.
  • Spiral Tool (A), berfungsi untuk menggambar spiral simetris dan logaritmik. 
 j. Basic Shapes Tool 
  • Basic Shapes Tool, berfungsi untuk menggambar objek berbentuk lingkaran, silinder, hati dan sebagainya.
  • Arrow Shapes Tool, berfungsi untuk membuat gambar objek berbentuk anak panah dengan berbagai arah.
  • Flowchart Shapes Tool, berfungsi untuk menggambar simbol flowchart.
  • Banner Shapes, berfungsi untuk membuat gambar objek berbentuk pita dan ledakan.
  • Callout Shapes, berfungsi untuk membuat gambar objek berbentuk gelembung atau label yang biasanya dibuat untuk keterangan sesuatu.
k. Text Tool (F8)
Berfungsi untuk membuat dan mengedit teks / tulisan dan paragraf.

l. Table Tool
Berfungsi untuk membuat, memilih dan mengedit gambar tabel.

m. Parallel Dimension Tool
  • Parallel Dimension Tool, berfungsi untuk menggambar garis miring dimensi.
  • Horizontal or Vertical Dimension Tool, berfungsi untuk membuat gambar horizontal atau vertical dimensi.
  • Angular Dimension Tool, berfungsi untuk menggambar garis dimensi sudut.
  • Segment Dimension Tool, berfungsi untuk menampilkan jarak antara node terakhir pada segmen tunggal atau beberapa.
  • 3-Point Callout, berfungsi untuk menggambar callout dengan dua segmen garis terdepan.
n. Straight-Line Connector Tool
  • Straight-Line Connector Tool, berfungsi untuk menggambar garis lurus untuk menghubungkan dua buah objek.
  • Right-Angle Connector Tool, berfungsi untuk membuat gambar sudut kanan untuk menghubungkan dua buah objek. 
  • Right-Angle Round Connector Tool, berfungsi untuk menggambar sudut siku-siku dengan sudut ronded untuk menghubungkan dua buah objek.
  • Edit Anchor, berfungsi untuk memodifikasi titik garis konektor dalam gambar.
o. Blend Tool 
  • Blend Tool, campuran objek dengan menciptakan perkembangan objek peralihan dan warna.
  • Contour Tool, berfungsi untuk menerapkan serangkaian bentuk konsentris yang menyebar ke dalam atau keluar obyek.
  • Distort Tool, berfungsi untuk transportasi objek dengan menerapkan push dan pull, zipper atau efek twister.
  • Drop Shadow Tool, berfungsi untuk menambah efek bayangan dibelakang atau di bawah sebuah gambar.
  • Envelope Tool, berfungsi untuk mengubah bentuk objek dengan menerapkan dan menyeret node.
  • Extrude Tool, berfungsi untuk menerapkan efek 3D untuk objek dalam menciptakan ilusi kedalaman.
  • Transparency Tool, berfungsi untuk mengungkap area gambar dibawah objek.
p. Color Eyedropper Tool 
  • Color Eyedropper Tool, berfungsi untuk menunjukan sampel warna dan menerapkannya pada objek.
  • Attribute Eyedropper Tool, berfungsi untuk menyalin objek atribut seperti isi, outline, ukuran, dan efek, serta menerapkannya ke objek lain.
q. Outline Pen (F12)
  • Outine Pen (F12), berfungsi untuk menetapkan garis besar sifat seperti ketebalan baris, sudut bentuk dan jenis arrow.
  • Outline Colors (Shift+F12), berfungsi untuk memilih warna outline dengan menggunakan color viewer dan color palettes. 
  • No Outline, berfungsi untuk menghapus outline dari objek yang dipilih. 
  • Hairline Outline, berfungsi untuk membuat outline tipis pada sebuah objek. 
  • Color, berfungsi untuk menetapkan pilihan warna secara detail untuk sebuah gambar yang dipilih. 
r. Fill Tool 
  • Uniform Fill (Shift+F11), berfungsi untuk memilih warna isi yang solid untuk suatu benda dengan menggunakan color palettes, color viewers, color harmonies, atau color blends.
  • Fountain Fill (F11), berfungsi untuk mengisi objek dengan sebuah gradien warna atau bayangan.
  • Pattern Fill, berfungsi untuk menerapkan pola preset pattern fill ke objek atau membuat pola kustom pattern fill.
  • Texture Fill, berfungsi untuk menerapkan preset texture Fill pada objek untuk menciptakan ilusi dari berbagai tekstur, seperti air, awan dan batu
  • PostScript Fill, berfungsi untuk menerapkan tekstur yang cukup rumit untuk obyek.
  • No Fill, berfungsi untuk menghapus fill pada objek.
  • Color, berfungsi untuk mengatur pilihan warna pada sebuah objek.
s. Interactive Fill Tool
  • Interactive Fill Tool (G), berfungsi untuk membuat fill secara dinamis dengan menggunakan penanda di halaman gambar dan property bar untuk mengubah sudut, titik tengah, dan warna.
  • Mesh Fill (M), berfungsi untuk mengisi sebuah objek dengan cara pencampuran beberapa warna atau bayangan diatur grid mesh. 
E. Ruler
Terdapat dua macam ruler pada coreldraw, yaitu ruler vertikal dan ruler horizontal. Masing-masing ruler tersebut dapat membuat sebuah guideline dengan cara menarik atau dragging menggunakan Pick Tool ke posisi yang di butuhkan dalam halaman gambar.

F. Guidelines
Berfungsi untuk mengatur penempatan objek gambar pada halaman. Ada 3 macam guideline yang terdiri dari horizontal, vertical, dan miring. Anda dapat mengaturnya dengan memberi warna, memilih, memindahkan, memutar, mengunci, dan lain-lain sesuai dengan keperluan.

G. Status Bar
Berfungsi untuk menampilkan berbagai informasi yang berhubungan dengan desain yang sedang dikerjakan.

H. Color Palette
Berfungsi untuk mengubah warna fill atau outline sebuah objek berupa pilihan warna yang tersedia.

Semoga bermanfaat..

Sumber : http://uc1n-klik.blogspot.com/2011/03/mengenal-beberapa-fungsi-tool-coreldraw.html
readmore »»  

Belajar Corel Draw X5



CorelDRAW merupakan program aplikasi desain grafis yang menyediakan fasilitas, kemudahan dan keleluasaan bagi pengguna dalam membuat sebuah objek desain grafis. Fasilitas tersebut akan dibahas langkah demi langkah dan trik-trik cepat secara berkala pada blog ini. CorelDRAW adalah sebagai dasar pemahaman seni menggambar di komputer, yang lebih menekankan pada teknik penggunaan fasilitas dasar pada software berbasis CAD (Computer Aided Design) lainnya.

CorelDRAW dapat digunakan untuk berbagai keperluan desain, seperti membuat Desain Logo, Brosur, Kartu Nama, Pamphlet, Id Card, Kop Surat, Majalah, Cover Buku, Cover CD, Kalender, Stempel, Nameboard, Desain Produk Iklan, Desain Arsitektur 2D, Sertifikat, Undangan, Edit foto, Gambar 3D dan lain sebagainya.

Untuk menghasilkan desain yang maksimal sampeyan dianjurkan untuk latihan berulang-ulang dan diharapkan dalam pengoperasian CorelDRAW menguasai dalam penggunaan mouse. disini penulis menggunakan Versi CorelDRAW X sampeyan menggunakan versi dibawahnya juga gak apa-apa tapi kalau ada fasilitas menu yang gak ada sampeyang jangan bingung CorelDRAW memberi solusi untuk menggambar desain grafis dengan berbagai macam trik.

Ok…sebelum ke pokok permasalahan alangkah baiknya kita mengenal hal yang berkaitan dengan lingkungan kerja CorelDRAW, prosedur yang digunakan untuk menjalankan program CorelDRAW X5 adalah: Klik tombol Start > Programs > Corel Graphics Suite X5 > CorelDRAW X5, kemudian tampil kotak dialog sebagai berikut :

  1. Quick Start: Menu ini digunakan jika sampeyan memulai dengan cepat untuk membuka beberapa file yang terakhir dikerjakan, dibawah menu open recent sampeyan akan menemui beberapa file yang terakhir kali dikerjakan.Ketika sampeyan hendak memulai dari awal sampeyan diberi 2 pilihan new blank document dan new from template pada menu start new.
  2. What's New: Menu ini memberikan informasi terbaru program coreldraw X5 dengan berbagai kelebihan dibanding coreldraw versi sebelumnya
  3. Learning Tools: Menu ini memberikan informasi kepada sampeyan tentang cara belajar menggunakan coreldraw dengan video DVD dan tambahan 5 link menu untuk mempelajari coreldraw X5.
  4. Gallery: Menu ini memberikan informasi kepada sampeyan tentang hasil olah kerja dengan corelDRAW hasil karya para desainer yang telah menyumbang hasil karya mereka diweb resmi corelDRAW, disana diberikan link untuk mengujungi langsung web pembuat desain dengan coreldraw ini.
  5. Updates: Disini sampeyan bisa melihat link untuk update coreldraw terbaru dan berpartisipasi untuk menyumbangkan hasil karya sampeyan dalam coreldraw international design contestan
Sebagai langkah awal pembuatan objek grafis sampeyan pilih Quick Start > Start New > New Blank Document , sehingga tampil lembar kerja utama sebagai berikut :

  1. Judul Window: Berisi nama program dan nama file
  2. Menu Bar: Berisi perintah yang digunakan
  3. Toolbar Standard: Untuk mempersingkat pekerjaan.
  4. Property Bar: Tombol mempermudah pemakaian Toolbox
  5. Toolbox: Alat untuk memproses atau memodifikasi objek
  6. Rulers: Untuk ketepatan ukuran objek
  7. Status Page: Informasi tertang jumlah halaman
  8. Control Window: Perkecil, perbesar dan menutup window.
  9. Printable Area: Area pencetakan objek gambar
  10. Drawing Window: Area untuk mengolah objek gambar
  11. Vertical Scrollbar: Untuk menggulung layar tegak lurus
  12. Color Palette: Untuk warna pada objek gambar aktif
  13. Status Bar: Berisi informasi objek gambar aktif
  14. Horizontal Scrollbar: Untuk menggulung layar mendatar
Demikian sekilas tentang pengenalan CorelDRAW, bagaimana asik juga kan ?
Monggo sampeyan mencoba, semoga bermanfaat.

Sumber : http://belajar-grafis.blogspot.com/2012/09/belajar-corel-draw-15.html
readmore »»  

Template by : kendhin x-template.blogspot.com